Siregar-Hulu Salurkan 2.000 Paket Sembako dan Tinjau Renovasi Gereja di Sulut

Sulawesi Utara394 Dilihat

datatimes.id, Sulut — Panitia Natal Nasional 2025 melaksanakan rangkaian kegiatan sosial di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan menyalurkan bantuan sembako serta melakukan kunjungan ke gereja-gereja penerima bantuan renovasi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 24–25 Januari 2026.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh perwakilan Panitia Natal Nasional, Meilina Siregar dan Artinus Hulu, yang turun ke lapangan bersama Ronald Saumur serta didukung tim panitia lokal.

Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat yang terdiri dari lansia, penyandang disabilitas, nelayan, serta masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Penyaluran bantuan dilakukan di berbagai titik, antara lain Pasar Amongena Langowan sebanyak 193 paket, GPdI Langowan 200 paket, Desa Lowian Langowan Barat 152 paket, Kelurahan Rinegertan Tondano Barat 129 paket, Gereja GMIM Bethani Sindulang Manado Utara 25 paket, serta Gereja GMIM Nazaret Matani Tomohon sebanyak 75 paket. Selain itu, distribusi juga dilakukan di wilayah Manado, Langowan, Kakas, Bolaang Mongondow, Minahasa Utara, Sonder, dan Tondano dengan total 1.067 paket. Sebanyak 75 paket sembako lainnya disalurkan di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa.

Perwakilan Panitia Natal Nasional, Meilina Siregar, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat Natal yang diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan semangat Natal benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran kami di Sulawesi Utara merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Panitia Natal Nasional,” ujar Meilina.

Sementara itu, Artinus Hulu menegaskan komitmen Panitia Natal Nasional untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sembako dan bantuan renovasi gereja benar-benar sampai kepada penerima yang berhak serta digunakan sesuai peruntukannya,” jelas Artinus.

Penanggung jawab (PIC) Bantuan Aksi Sosial Panitia Natal Nasional di Sulawesi Utara, Conny Rumondor, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan prinsip pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas.

“Penyaluran 2.000 paket sembako serta bantuan renovasi gereja ini merupakan bentuk kehadiran nyata Natal Nasional di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Conny.

Diketahui, Sulawesi Utara, khususnya Langowan, merupakan kampung halaman Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hal tersebut memberi makna tersendiri bagi masyarakat setempat yang merasakan langsung perhatian dan kepedulian negara melalui Panitia Natal Nasional.

Salah satu penerima bantuan sembako di Langowan, Stenly, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Ketua Umum Panitia Natal Nasional Bapak Maruarar Sirait, serta seluruh Panitia Natal Nasional. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pembagian sembako, rombongan Panitia Natal Nasional juga melakukan kunjungan kemanusiaan kepada Yarman yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Manado.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga melakukan kunjungan dan verifikasi ke tiga gereja penerima bantuan dana renovasi sebesar Rp100 juta per gereja untuk memastikan kelayakan dan ketepatan sasaran. Ketiga gereja tersebut yakni Gereja GPdI Koya di Tondano Selatan, Gereja GKMI Tateli di Kecamatan Mandolang, dan Gereja Advent Tingkaina di Manado Utara.

Penulis: Anugrah Pandey