datatimes.id, Manado – Musyawarah Daerah (Musda) III Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulawesi Utara (Sulut) resmi menorehkan babak baru kepemimpinan. Standius Bara Prima ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulut periode 2026 – 2031, menggantikan Tonny Parasan dalam estafet organisasi yang sarat semangat regenerasi.
Momentum bersejarah itu ditandai dengan penyerahan pataka kepemimpinan secara langsung oleh Ketua Umum PP Tidar, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Four Points by Sheraton Manado, Minggu (26/4/2026). Acara tersebut turut disaksikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Yulius Selvanus, serta ratusan kader Tidar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulut.
Dalam pidato perdananya, Bara mengusung visi besar untuk memperkuat soliditas internal organisasi melalui semangat ‘Tidar Sulut, Satu Komando’. Ia menegaskan tekadnya membawa Tidar menjadi organisasi kepemudaan yang progresif, inklusif, serta mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Bumi Nyiur Melambai.

“Di bawah langit Sulawesi Utara, kita berdiri di tanah yang diberkati. Suara kader adalah bahan bakar perjuangan. Tidar adalah wadah anak muda untuk turun ke akar rumput, menemui rakyat, mendengar aspirasi, dan menyiapkan barisan demi memenangkan hati rakyat,” tegas Bara penuh semangat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan bergerak dalam satu barisan, tidak hanya dalam membangun organisasi, tetapi juga dalam mengawal visi besar Partai Gerindra ke depan.
Musda III ini bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan titik tolak konsolidasi kekuatan anak muda Sulut dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan kepemimpinan baru, Tidar Sulut diharapkan semakin adaptif, responsif, dan mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Di tangan Bara, harapan besar kini bertumpu, membawa Tidar Sulut melangkah lebih jauh, solid, dan lebih dekat dengan denyut nadi rakyat.
Penulis: Anugrah Pandey




