Yulius Selvanus Lantik Pengurus KKT Sulut Periode 2025–2030

Sulawesi Utara242 Dilihat

datatimes.id, Manado – Gubernur Sulawesi Utara  (Sulut), Yulius Selvanus melantik Penasehat dan Pengurus Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Sulut periode 2025–2030 dalam acara yang digelar di Rumah Tongkonan, Kompleks Taman Budaya Manado, Buha Mapanget, Minggu (23/11). Pelantikan berlangsung hangat dalam balutan nuansa adat Toraja dan suasana kekeluargaan.

Yasir Taruk Bua kembali terpilih sebagai Ketua KKT Sulut untuk periode 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi setelah Musda yang dinilai demokratis dan tetap menjunjung adat Toraja. Gubernur Yulius Selvanus, yang juga menjabat Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), hadir didampingi Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Wandriani Yulius Selvanus.

Sejumlah pejabat Pemprov turut hadir, antara lain Asisten I yang juga Plt Kadis Kominfo Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si, Asisten III, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Karo Umum.

Dalam sambutannya, Yulius Selvanus menyampaikan pesan penting kepada jajaran pengurus KKT Sulut. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujarnya, menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, menghargai adat, serta menjaga jati diri sebagai masyarakat Toraja di manapun berada. Ia juga mengapresiasi kiprah KKT Sulut yang dinilai berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Asisten Mangala menambahkan bahwa Gubernur meminta KKT Sulut terus menjaga kekompakan, toleransi, dan persaudaraan serta tetap berkolaborasi dengan pemerintah daerah membangun Sulawesi Utara. Harapan serupa ditegaskan Gubernur agar KKT Sulut menjadi bagian penting dalam memperkuat kerukunan di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam Musda KKT Sulut pada 11 November 2025 di Graha Gubernuran Bumi Beringin, organisasi ini juga resmi ditetapkan sebagai anggota tetap PMTI. Ketua terpilih Yasir Taruk Bua menyatakan komitmennya melanjutkan program kerja sebelumnya dan bersinergi dengan Pemprov Sulut. Ia menegaskan kesiapan KKT Sulut dalam menjalankan arahan Ketua Umum PMTI, termasuk pelestarian budaya Toraja dan konservasi Rumah Adat Tongkonan.

KKT Sulut berkomitmen menjaga persaudaraan, kedamaian, toleransi, dan kontribusi positif bagi masyarakat Sulawesi Utara. Musda tahun ini mengusung tema “Misa Kada Di Potuo Pantan Kada Di Pomate” sebagai pengingat nilai persatuan dan gotong royong. (*)