datatimes.id, Tomohon – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025 membawa pesan mendalam bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tomohon. Di tengah hiruk pikuk pelayanan dan administrasi, semangat persatuan yang diikrarkan 97 tahun silam kembali menjadi kompas moral dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Tema peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” bukan hanya slogan, tetapi ajakan nyata bagi para abdi negara untuk mengaplikasikan nilai-nilai persatuan dan kerja keras. Bagi ASN, khususnya di Kantah Kota Tomohon, semangat ini diterjemahkan menjadi dua pilar utama: profesionalisme, berintegritas dan kolaborasi lintas sektor.
Para pegawai Kantah Tomohon melihat Sumpah Pemuda sebagai cerminan tanggung jawab mereka terhadap “Tanah Air Indonesia” yang mereka layani. Pelayanan pertanahan yang profesional dan transparan dianggap sebagai wujud nyata dari pengakuan akan satu tanah air.
Semangat “Satu Bangsa” ditekankan melalui kolaborasi internal yang kuat. Dalam menyelesaikan sengketa atau percepatan sertifikasi tanah, kekompakan antar bagian menjadi kunci. Mereka menyadari bahwa keberhasilan dalam mewujudkan visi Kementerian ATR/BPN untuk tanah dan ruang yang berkeadilan sangat bergantung pada kekuatan kolektif seluruh pegawai.
Aspek “Pemuda Pemudi Bergerak” dalam tema tahun ini juga diinterpretasikan sebagai desakan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya dalam transformasi digital layanan pertanahan. Para ASN muda didorong untuk menjadi Agen Perubahan Digital yang mempelopori penggunaan sistem elektronik guna memangkas birokrasi dan meminimalisir praktik KKN.
Dengan demikian, Sumpah Pemuda adalah momentum refleksi yang mengubah janji-janji luhur pendahulu menjadi aksi nyata dan kontribusi berkelanjutan demi Indonesia yang bersatu, tangguh, dan adil. Semangat ini diharapkan terus menyala, bukan hanya di lingkungan kantor, tetapi dalam setiap interaksi mereka dengan masyarakat. (*)






